Archive for Oktober, 2009


Puting Beliung Hantam Kuala Kapuas

Kuala Kapuas, Kalteng (ANTARA News) – Sebanyak 45 rumah di Desa Palangkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, rusak berat dan ringan diterjang angin puting beliung.

Kepada ANTARA, Camat Kapuas Murung, Yusransyah mengatakan, peristiwa alam itu terjadi sekitar Kamis 4.45 WIB dan berlangsung sekitar 3 menit.

“Pada waktu itu hujan lebat disertai angin kencang dari arah barat ke timur dan dari arah sebaliknya sehingga mengakibatkan rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan,” tuturnya.

Tiga unit rumah dilaporkan rusak parah, sedangkan 42 unit rumah rusak ringan.

Berbagai fasilitas umum juga rusakan seperti menara langgar Narul Anwar, menara kubah Mesjid Nurul Hidayah, dermaga desa, tiang dan kabel listrik serta kantor lembaga simpan pinjam masyarakat desa.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan hingga sekarang kerugian materil masih belum kami hitung,” katanya. (*)

Iklan

Cinta,Kekayaan dan Kesuksesan

Cerita ini dibuat hanya Sekedar Renungan dan bermuhasabah diri, Insya Allah dapat bermanfaat.

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah,dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua. Wanita itu berkata: “Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar.Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk menganjal perut. Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, “Apakah suamimu sudah pulang? Wanita itu menjawab, “Belum, dia sedang keluar. “Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk.

Kami akan menunggu sampai suami mu kembali, katapria itu. Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, “Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini.

Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam. “Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama”, kata pria itu hampir bersamaan.”Lho, kenapa? tanya wanita itu karena merasa heran.

Salah seorang pria itu berkata, “Nama dia Kekayaan,”katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, dan “sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya.

Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu.

Wanita itu kembali masuk kedalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminya pun merasa heran. “Ohho…menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan. Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, “sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen gandum kita. “Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. “Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta. Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. “Baiklah, ajak masuk si Cinta ini ke dalam. Dan malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita.

Wanita itu kembali ke luar, dan bertanya kepada 3 pria itu. “Siapa diantara Anda yang bernama Cinta? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini. Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho..ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta.

Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan. “Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga? Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. “Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Cinta, maka, kemana pun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini.
Saat Mengeluh Lihatlah orang yang berada disekitarmu wahai sahabatku……………
Cerita ini dibuat hanya Sekedar Renungan dan bermuhasabah diri, Insya Allah dapat bermanfaat.

Hari ini, di sebuah bus, aku melihat seorang remaja cantik. Aku iri melihatnya. Dia tampak begitu ceria, dan aku sangat ingin memiliki gairah hidup yang sama. Tiba-tiba dia terhuyung-huyung berjalan. Dia mempunyai satu kaki saja, dan memakai tongkat kayu. Namun ketika dia lewat …. ia tersenyum. Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua kaki. Dunia ini milikku.

Aku berhenti untuk membeli sedikit kue. Anak laki-laki penjualnya begitu mempesona. Aku berbicara padanya. Dia tampak begitu gembira. Seandainya aku terlambat sampai di kantor, tidaklah apa-apa. Ketika aku pergi, dia berkata, ‘Terima kasih. Engkau sudah begitu baik.
Menyenangkan berbicara dengan orang sepertimu. Lihatlah, aku buta.’ Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua mata. Dunia ini milikku.

Lalu, sementara berjalan. Aku melihat seorang anak mirip bule dengan bola mata biru. Dia berdiri dan melihat teman-temannya bermain sepak bola. Dia tidak tahu apa yang bisa dilakukannya. Aku berhenti sejenak, lalu berkata, ‘Mengapa engkau tidak bermain dengan yang lain, Nak ?’ Dia memandang ke depan tanpa bersuara, lalu aku tahu dia tidak bisa mendengar. Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua telinga. Dunia ini milikku.

Dengan dua kaki untuk membawaku ke mana aku mau. Dengan dua mata untuk memandang mentari dan bukit-bukit. Dengan dua telinga untuk mendengar desir angin dan segala bunyi.
Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh.

Gempa 5,1 SR Getarkan Sulawesi Utara

[Gempa di Talaud] Gempa di Talaud

VIVAnews – Gempa berkekuatan 5,1 skala Richter terjadi pukul 08.07 Waktu Indonesia Barat, Rabu 21 Oktober 2009.

Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan lokasi gempa terjadi di 2,64 LU – 127.00 BT atau 155 kilometer Melonguane, Sulawesi utara.

Gempa terjadi di kedalaman 45 kilometer.

Menurut penelusuran VIVAnews, Melonguane adalah salah satu wilayah yang paling sering digoyang gempa.

Pada Kamis 12 Februari 2009 pukul 00.34, terjadi gempa dengan kekuatan 7,4 skala Richter.

Data dari situs BMG Kamis 12 Februari 2009 menunjukkan pusat gempa berada pada 112 kilometer tenggara Melonguane, Sulawesi Utara, 136 kilometer Timur Laut Tahuna-Sulut, 313 kilometer Timur Laut Bitung-Sulut, 332 kilometer Timur Laut Manado-Sulut dan 349 kilometer Barat Laut Ternate-Maluku Utara.

Gempa dengan kekuatan besar itu merusak rumah dan fasilitas warga.

Setelah itu, gempa kembali menggundang Melonguane. Pada Senin 23 Februari 2009, terjadi gempa tektonik berkekuatan 6,1 skala Richter.

Pusat gempa terjadi pada 125 Km tenggara Melonguane atau 137 Km tenggara Tahuna, Sulut, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa tak menimbulkan tsunami.

Meski tak separah Padang atau Yogjakarta, dua gempa besar yang menggundang Melonguane dalam waktu berdekatan menimbulkan trauma. Gempa sekecil apapun yang dirasakan di sana akan meminbulkan reaksi panik.

Misalnya, pada 20 April 2009 lalu. Gempa hanya dengan kekuatan 5,1 Skala Richter di Melonguane membuat warga panik. “Kami sempat panik dan keluar rumah ketika gempa bumi terjadi, untung saja tidak berlangsung lama, kata Ronal Montoh, salah satu warga Talaud, Senin 20 April 2009.

Hati – Hati Dalam Penulisan

Penulis artikel keagamaan (Islam) atau media Islam lazimnya mengakhiri tulisan dengan kalimat Wallahu a’lam (artinya: “Dan Allah lebih tahu atau Yang Mahatahu/Maha Mengetahui). Sering ditambah dengan bish-shwabi. menjadi Wallahu a’lam bish-shawabi.

Hal itu untuk menunjukkan, Allah Subhanahu wa Ta’ala-lah yang Mahatahu atau lebih tahu segala sesuatu dari kita. Hanya Allah yang Mahabenar dan Pemilik Kebenaran mutlak. Kebenaran yang kita tuliskan itu relatif, nisbi, karena kita manusia tempat salah dan lupa.

Namun coba perhatikan, banyak yang keliru dalam penulisannya, yaitu dalam penempatan koma di atas (‘).Catatan: sebutan “koma di atas” untuk tanda baca demikian sebenarnya tidak tepat, tapi disebut “tanda petik tunggal” juga tidak tepat karena petik tunggal itu begini ‘…’ dan bukan pula “apostrof” (tanda penyingkat untuk menjukkan penghilangan bagian kata) karena dalam kata itu tidak ada kata yang dihilangkan/disingkat. Kita sepakati aja deh ya, namanya “koma di atas”.

Penulisan yang benar, jika yang dimaksud “Dan Allah Mahatahu” adalah Wallahu a’lam (tanda koma di atas [‘] setelah huruf “a” atau sebelum huruf “l”). Tapi sangat sering kita jumpai penulisannya begini: Wallahu ‘alam (koma di atas [‘] sebelum huruf “a”).

Jelas, Wallahu a’lam dan Wallahu ‘alam berbeda makna. Yang pertama (Wallahu a’lam) artinya “Dan Allah Mahatahu/Maha Mengetahui atau Lebih Tahu”. Yang kedua (Wallahu ‘alam) artinya “Dan Allah itu alam”, bahkan tidak jelas apa arti ‘alam di situ? Kalau ‘alamin atau ‘aalamin, jelas artinya alam, seperti dalam bacaan hamdalah –alhamdulillahi robbil ‘alamin.

Jadi, kalau yang kita maksud itu “Dan Allah Mahatahu”, maka penulisan yang benar adalah Wallahu a’lam, bukan Wallahu ‘alam.

Mari kita bedah. Eh, tunggu dulu… Saya bukan ahli bahasa Arab nih, cuma tahu dikit banget. Yang jago bahasa Arab, mohon koreksinya ya…

A’lam itu asal katanya ‘alima artinya tahu. Dari kata dasar ‘alima itu kemudian terbentuk kata ‘ilman (isim mashdar, artinya ilmu/pengetahuan), ‘alimun (fa’il/pelaku, yakni orang yang berilmu), ma’lumun (pemberitahuan, maklumat), dan sebagainya, termasuk a’lamu/a’lam (lebih tahu).

Tanda petik tunggal atau koma di atas (‘) dalam a’lam itu transliterasi bahasa Indonesia untuk huruf ‘ain dalam bahasa Arab (seperti Jum’ah, Ka’bah, Bid’ah, Ma’ruf, dan sebagainya). Kata a’lam artinya “lebih tahu”. Jadi, kian jelas ‘kan, penulisan yang benar: Wallahu a’lam, bukan Wallahu ‘alam.

Tentu, kesalahan penulisan itu tidak disengaja, salah kaprah aja alias kesalahan yang sering dilakukan, secara sadar atau tidak sadar, merasa benar –padahal salah—karena tidak ada yang mengoreksi. Saya yakin, maksudnya Wallahu a’lam, “Dan Allah Mahatahu”.

Ketika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari.

Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa.

Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasei yang ditunggu-tunggu …’siapa calon bapak si jabang bayi?’

Ada khabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang celebrities yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.

Wuiih……mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya seperti itu, penuh sensasi.Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh publik.

Wuiiih……ternyata sekarang bukan hanya artis yang bisa seperti itu, sadar atau tidak, ribuan orang sekarang sedang menikmati aktivitasnya apapun diketahui orang, dikomentarin orang bahkan mohon maaf ….’dilecehkan’ orang, dan herannya perasaan yang didapat adalah kesenangan.

Fenomena itu bernama facebook, setiap saat para facebooker meng update statusnya agar bisa dinikmati dan dikomentarin lainnya. Lupa atau sengaja hal-hal yang semestinya menjadi konsumsi internal keluarga, menjadi kebanggaan di statusnya. Lihat saja beberapa status facebook :

Seorang wanita menuliskan “Hujan-hujan malam-malam sendirian, enaknya ngapain ya…..?”——kemudian puluhan komen bermunculan dari lelaki dan perempuan, bahkan seorang lelaki temannya menuliskan “mau ditemanin? Dijamin puas deh…”

Seorang wanita lainnya menuliskan “ Bangun tidur, badan sakit semua, biasa….habis malam jumat ya begini…:” kemudian komen2 nakal bermunculan…

Ada yang menulis “ bete nih di rumah terus, mana misua jauh lagi….”, —-kemudian komen2 pelecehan bermunculan.

Ada pula yang komen di wall temannya “ eeeh ini si anu ya …., yang dulu dekat dengan si itu khan? Aduuh dicariin tuh sama si itu….” —-lupa klu si anu sudah punya suami dan anak-anak yang manis.

Yang laki-laki tidak kalah hebat menulis statusnya “habis minum jamu nih…., ada yang mau menerima tantangan ?’—-langsung berpuluh2 komen datang.

Ada yang hanya menuliskan, “lagi bokek, kagak punya duit…”

Ada juga yang nulis “ mau tidur nih, panas banget…bakal tidur pake dalaman lagi nih” .

Dan ribuan status-status yang numpang beken dan pengin ada komen-komen dari lainnya.

Dan itu sadar atau tidak sadar dinikmati oleh indera kita, mata kita, telinga kita, bahkan pikiran kita.

Ada yang lebih kejam dari sekedar status facebook, dan herannya seakan hilang rasa empati dan sensitifitas dari tiap diri terhadap hal-hal yang semestinya di tutup dan tidak perlu di tampilkan.

Seorang wanita dengan nada guyon mengomentarin foto yang baru sj di upload di albumnya, foto-foto saat SMA dulu setelah berolah raga memakai kaos dan celana pendek…..padahal sebagian besar yg didalam foto tersebut sudah berjilbab

Ada seorang karyawati mengupload foto temannya yang sekarang sudah berubah dari kehidupan jahiliyah menjadi kehidupan islami, foto saat dulu jahiliyah bersama teman2 prianya bergandengan dengan ceria….

Ada pula seorang pria meng upload foto seorang wanita mantan kekasihnya dulu yang sedang dalam kondisi sangat seronok padahal kini sang wanita telah berkeluarga dan hidup dengan tenang.

Rasanya hilang apa yang diajarkan seseorang yang sangat dicintai Allah…., yaitu Muhammad SAW, Rasulullah kepada umatnya. Seseorang yang sangat menjaga kemuliaan dirinya dan keluarganya. Ingatkah ketika Rasulullah bertanya pada Aisyah r.ha

“ Wahai Aisyah apa yang dapat saya makan pagi ini?” maka Istri tercinta, sang humairah, sang pipi merah Aisyah menjawab “ Rasul, kekasih hatiku, sesungguhnya tidak ada yang dapat kita makan pagi ini”. Rasul dengan senyum teduhnya berkata “baiklah Aisyah, aku berpuasa hari ini”. Tidak perlu orang tahu bahwa tidak ada makanan di rumah rasulullah….

Ingatlah Abdurahman bin Auf r.a mengikuti Rasulullah berhijrah dari mekah ke madinah, ketika saudaranya menawarkannya sebagian hartanya, dan sebagian rumahnya,

maka abdurahman bin auf mengatakan, tunjukan saja saya pasar. Kekurangannya tidak membuat beliau kehilangan kemuliaan hidupnya. Bahwasanya kehormatan menjadi salah satu indikator keimanan seseorang, sebagaimana Rasulullah, bersabda, “Malu itu sebahagian dari iman”. (Bukhari dan Muslim).

Dan fenomena di atas menjadi Tanda Besar buat kita umat Islam, hegemoni ‘kesenangan semu’ dan dibungkus dengan ‘persahabatan fatamorgana’ ditampilkan dengan mudahnya celoteh dan status dalam facebook yang melindas semua tata krama tentang Malu, tentang menjaga Kehormatan Diri dan keluarga.

Dan Rasulullah SAW menegaskan dengan sindiran keras kepada kita

“Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.” (Bukhari).

Arogansi kesenangan semakin menjadi-jadi dengan tanpa merasa bersalah mengungkit kembali aib-aib masa lalu melalui foto-foto yang tidak bermartabat yang semestinya dibuang saja atau disimpan rapat.

Bagi mereka para wanita yang menemukan jati dirinya, dibukakan cahayanya oleh Allah sehingga saat di masa lalu jauh dari Allah kemudian ter inqilabiyah – tershibghoh, tercelup dan terwarnai cahaya ilahiyah, hatinya teriris melihat masa lalunya dibuka dengan penuh senyuman, oleh orang yang mengaku sebagai teman, sebagai sahabat.

Maka jagalah kehormatan diri, jangan tampakkan lagi aib-aib masa lalu, mudah-mudahan Allah menjaga aib-aib kita.

Maka jagalah kehormatan diri kita, simpan rapat keluh kesah kita, simpan rapat aib-aib diri, jangan bebaskan ‘kesenangan’, ‘gurauan’ membuat Iffah kita luntur tak berbekas.

catatan
***”Iffah (bisa berarti martabat/kehormatan) adalah bahasa yang lebih akrab untuk menyatakan upaya penjagaan diri ini. Iffah sendiri memiliki makna usaha memelihara dan menjauhkan diri dari hal-hal yang tidak halal, makruh dan tercela.”

Sumber : FTJAI

Judul Asli : Ketika Iffah mulai luntur (dibalik fenomena facebook)
———————————————————————————————

Beberapa orang sering dgn mudahnya meng-up date status mereka dgn kata-kata yg tidak jelas” entah apa tujuannya selain untuk numpang beken, cari perhatian dan pengin ada komen-komen dari lainnya”.
> Dingin . . .
> B.E.T.E. . . .
> Capek
> Puanass buaget neh !
> Arghhh .. . !!!!
> Gile tuh org !
> . . .
> Aku masih menanti . . .
etc….

***************************************************************
Mohon kiranya untuk men-tag ataupun men-sharing artikel ini dengan orang yang Anda kasihi demi kebaikan kita bersama.
Jazakallah khair

Sudahkah anda membaca artikel ini ?

Iqro’ . . . Bacalah . . .

* BEGINIKAH AKHLAK KITA? (Inilah Akhlak yg bisa mengubah musuh menjadi kawan) <— Baca ini dulu
* Benar, Saya Memang Setan!
* Shalat Itu Bikin Otak Kita Sehat (ILMIAH) <– Keajaiban Sholat
* Cerita menarik neh… Khalid Al-Miski
* 10 orang yang DIJAMIN MASUK SURGA
* Jenggot Yes Isbal No !!! (Sudahkah Anda benar2 mengikuti Sunnah Rasulullah saw?…)
* Mana satu yang kupilih?
* Orang buta saja apabila mendengar Adzan,….
* Kisah Tsabit Bin Ibrahim
* Bahaya Imunisasi
* Cerita Kisah Nyata _ Teladan : Sebelum Meninggal Dia Mengatakan, “Aku Mencium Bau Surga!”
* Wahai Hati yg sedang GELISAH_GUNDAH GULANA ……… harus Baca ini!!!
* Cobaan membuat kita MENJADI LEBIH KUAT
* Kisah Nyata Seorang Model Barat, Sara Bokker “Menemukan Kedamaian Islam di Balik Jilbab”
* Cerita Masyhur Layla dan Majnun (apakah anda sudah baca versi ini?)

“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.”( HR Muslim)

Apabila ada kebaikan dalam catatan ini, maka sebaiknya mari kita SEBARKAN untuk dibaca oleh orang yg kita cintai

“Orang yang menyeru (menyuruh/menasehatkan) kepada kebaikan akan memperoleh pahala seperti orang yang mengamalkan seruannya, tanpa mengurangi pahala orang yang mengamalkan sedikitpun. Sebaliknya, orang yang menyeru kejahatan akan mendapatkan dosa seperti orang yang mengamalkannya, tanpa mengurangi dosa orang yang mengamalkannya sedikitpun.” (HR. Muslim)

SEBARKAN CATATAN INI

Artikel Agama Islam Lainnya

Gempa Di lampung

Gempa, Warga Lampung Pun Panik
ilustrasi
Artikel Terkait:

* Gempa Juga Terasa di Tangerang
* Gempa, Operasional di Bandara Soekarno-Hatta Tidak Terganggu
* Gempa, Karyawan di Palmerah Berhamburan
* Gempa 6,4 Skala Richter Guncang Jakarta

Jumat, 16 Oktober 2009 | 17:47 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Helena Fransisca

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Gempa bumi yang terjadi di 50 kilometer barat laut Ujung Kulon, Banten, atau 148 kilometer sebelah barat daya Bandar Lampung, Jumat (16/10) pukul 16.52, dirasakan sampai ke wilayah Lampung. Gempa berkekuatan 6,4 skala Richter tersebut sempat membuat warga panik.

Lilik Prastowo, warga Wonosobo, Tanggamus, Lampung, Jumat (16/10), mengatakan, gempa dirasakan sebagai goyangan. Warga yang tengah berkumpul atau beraktivitas di Pasar Wonosobo sempat panik dan berlari meninggalkan sambil berteriak, “Gempa, gempa!”

Lilik mengatakan, warga berlarian keluar ruangan untuk melarikan diri. Ia tidak melihat adanya kerusakan bangunan.

Pemantauan di Bandar Lampung menunjukkan hal yang sama. Pengunjung pusat perbelanjaan Central Plaza dan Chandra Tanjungkarang terpantau panik dan terburu-buru keluar dari dalam gedung.

Sunardi, satpam Central Plaza, mengatakan, ia merasakan goyangan. “Setelah saya sadar itu gempa dan melihat pengunjung mulai berlarian keluar saya mengatur pengunjung untuk keluar gedung,” ujar Sunardi.

TAFSIR IBNU KATSIR bag 5 Al-Faatihah
Keutamaan al- Faatehah
Pertama disebutkan dalam hadist tersebut kata shlat dan maksudnya adalah bacaan sepert firman Alloh:

Qs. al isra ayat 110
Sebagaimana yang sudah dijelaskan bahwa dalam hadist shahih dari Ibnu Abbas,bahwa Alloh telah membagi sholat menjadi dua bagian diantara diri-Ku(Allah) dan hamba-Ku.
Kemudian Allah secar rinci juga menjelaskan bagian dalam bacaan al- Faatihah. Hal itu menunjukkan keagunggan al-Faatehah dalam merupakan rukun utama. Apabila disebutkan kata ibadah dalam satu bagian,sedangkan yang dimaksud adalah bagian yang lainnya,artinya bacaan al- Faatehah. Sebagaimana disebutkan kata bacaan sedang maksudnya adalah shalat itu sendiri. Sebagaimana Firman Allah dalam surat al- Israa’ ayat 78
Sebagaimana secara jelas disebutkan di dalam kitab shahih Imam Bukhari dan Muslim bahwa”Sholat subuh itu disaksikan oleh malaikat malam dan malaikat siang”
Semuanya menunjukkan bahwa menurut kesepakatan para ulama bacaan Alfatehah dalam shalat merupakan suatu hal yang wajib. Namun demikian mereka berbeda pendapat mengenai apakah selain alfaatehah ada surat tertent yang wajib dibaca dalam shalat ataukah cukup alfaateha saja?

Karomah Uswah Dkk

Awan Lafal Allah Saat Pemakaman Urwah

Posted: 14 Oct 2009 09:30 AM PDT
Awan Lafal Allah Saat Pemakaman Urwah

Kudus (voa-islam) Saat keranda Urwah diangkat dari Masjid Nurul Hikmah usai di sholatkan, ribuan pentakziyah yang memadati jalan di desa Mijen, Kudus, hingga ke pekuburan tempat jenazah Urwah akan dikuburkan kembali lagi terkesima dengan fenomena munculnya lafal Allah dalam bahasa Arab.

Awan berbentuk lafal Allah tersebut muncul selama sekitar 3 menit. Gambar ini diambil saat berada di pekamaman, puluhan wartawan lain juga ikut mengabadikan fenomena kebesaran Allah tersebut.

Prosesi pemakaman pun terhenti sejenak, sebab orang-orang tak ingin melewatkan memandang awan berbentuk lafal Allah tersebut. Gemuruh takbir dari kerumunan pentakziyah pun kembali menggema di area pekuburan.

Jenazah Urwah yang sedianya akan dimakamkan pada Jum’at 2 September 2009, pada pukul 10:00 WIB pun harus dipercepat prosesinya menjadi pukul 08:00 WIB pagi. Akhirnya sekitar pukul 09:00 WIB semua prosesi pemakaman selesai. Allahu Akbar, Allah Maha Besar.

Kejadian seperti ini seharusnya semakin meningkatkan iman seorang Muslim, bukan untuk ditakhayulkan.

Wallahu ‘alam bishowab

[voa-islam.com]

Cara Keji Amerika Memperlakukan Tawanan

Posted: 14 Oct 2009 09:26 AM PDT
Cara Keji Amerika Memperlakukan Tawanan

Sudah bukan rahasia lagi tentang adanya penjara-penjara rahasia milik Amerika Serikat yang banyak terdapat di berbagai negara, seperti Guantanamo di Kuba, Abu Ghuraib di Iraq, Penjara Lithuania, Penjara Bondsteel di Kosovo, dan berbagai penjara-penjara milik CIA (Central Intelegent Agency) lainnya di seluruh dunia. Tapi yang selama ini ditutup-tutupi adalah, bagaimanakah CIA selama ini memperlakukan para tawanan itu?

Berikut ini metode-metode interograsi yang resmi diajarkan kepada personil US Military oleh SERE (US Military Training Programme – Survival, Evasion, Resistance, Escape) :

Kondisi para tawanan Amerika Serikat di Guantanamo

1. Isolation : Caranya tersangka ditempatkan di ruang tersendiri tanpa bisa melakukan kontak apapun dg orang lain. Dalam periode tertentu tersangka akan mengalami kegelisahan berat karena keinginan yg sangat kuat untuk berinteraksi dengan orang lain.

2. Sleep Deprivation : Dengan mencegah tersangka untuk tidur selama beberapa hari. Setelah beberapa hari tersangka akhirnya diperbolehkan tidur tapi segera dibangunkan lagi dan langsung di interogasi. Mantan Perdana Menteri Israel Menachem Begin pernah mengalami ini pada saat dia ditahan KGB. Dia bilang,” Orang-orang terlihat seperti diselimuti kabut dan rasanya aku sudah mati. Kakiku gemetaran hebat dan SATU… hanya SATU keinginanku : TIDUR. Kelaparan dan kehausan tidak ada apa-apanya dibandingkan ini.Selain menimbulkan halusinasi, sleep deprivation yang lebih dari 24 jam akan menimbulkan kegilaan sementara.

3. Sensory Deprivation : Metodenya dengan menempatkan tersangka di semacam tabung yang mengisolasi total semua rangsangan dari luar. Tabung tersebut diberi sebuah lubang kecil untuk tempat bernapas penghuninya. Pada percobaan yang dilakukan terhadap 17 orang subjek, hanya 6 orang yg bertahan sampai 36 jam. Yang lainnya mengalami kegelisahan berat dan kepanikan.

4. Stress Position : Tersangka dipaksa berdiri selama berjam-jam tanpa diberi pegangan apapun. Variasi lainnya selain berdiri tahanan juga disuruh mengangkat lengannya. Metode ini pada penerapannya di lapangan berkembang menjadi semakin inovatif seperti mengikat tangan kebelakang lalu diikatkan lagi ke pergelangan kaki pada posisi “ditarik”.
5. Sensory Bombardment : Caranya dengan menyuruh tahanan berdiri menghadap tembok. Mata ditutup dan tangan diikat erat lalu tahanan akan dibombardir dengan sinar lampu sangat terang dan suara-suara keras sehingga mengakibatkan kekacauan indra tubuh akibat rangsangan yang berlebih, gangguan tidur dan konsentrasi. Salah seorang sumber di tahanan menyebutkan ada seorang tahanan yang “keras kepala” mengalami penyiksaan ini selama 7 hari non-stop.

6. Forced Nudity : Metode ini banyak diterapkan tentara Amerika di Iraq saat menginterograsi tawanan perang. Prakteknya dengan menelanjangi tersangka di depan tahanan yang lain dan membiarkannya tetap bugil dalam jangka waktu yang lama. Akibatnya tersangka akan merasa malu luar biasa.

7. Sexual Humiliation : Hal ini disesuaikan dengan budaya dan kepercayaan yang dianut oleh si tersangka. Cara-caranya seperti tersangka dipaksa melakukan adegan seks dengan sesama jenis, disuruh memakai pakaian wanita (untuk tersangka pria) lalu dipaksa menari telanjang di depan personil wanita.

8. Cultural Humiliation : Seperti poin di atas cara ini jg disesuaikan dengan budaya setempat. Metode ini pada intinya memaksa tersangka melakukan sesuatu yang menurut pandangan tersangka merupakan sesuatu yang dilarang atau memalukan. Contohnya bagi muslim dipaksa makan babi. Selain itu bisa juga dengan penghinaan-penghinaan verbal sampai tersangka merasa sangat terhina dan mematahkan semangatnya.

9. Extreme Cold : Cara ini dulunya berasal dari Cina yang diterapkan kepada tahanan politik atau para aktivis keagamaan. Umumnya tahanan secara rutin tubuhnya diguyur air dingin dan dibiarkan berada di dalam atau di luar ruangan yang juga bersuhu rendah. Ada juga yang dipaksa berdiri di tengah hujan salju cuma mengenakan pakaian seadanya. Metode yang berlawanan adalah menggunakan panas yaitu dengan mengurung tahanan di semacam ruang sempit yang minim ventilasi dan bersuhu tinggi. Disebut juga “hot box”. Tersangka baru akan dikeluarkan setelah mau bekerjasama dengan interogatornya.

10. Phobias : Phobias digunakan untuk menimbulkan perasaan panik pada diri tersangka. Contohnya kalau si tersangka takut dengan laba-laba maka selnya akan diisi penuh dengan laba-laba sampai tersangka tersebut mengalami rasa takut dan panik yang luar biasa. Pada tahap tersebut barulah interogasi dilaksanakan.

Tahanan yang Phobia (takut) terhadap Anjing

11. Water Boarding : Metode ini belakangan dilarang digunakan dalam US Military. Tp tidak ada yang menjamin apakah aturan tersebut benar-benar dilaksanakan atau tidak. Waterboarding dilakukan dengan mengikat tubuh erat-erat tersangka pada sebuah papan atau meja dengan posisi kaki lebih tinggi daripada kepala, lalu matanya ditutup. Kemudian wajah tersangka disiram dengan air berulang-kali dengan teknik tertentu. Secara psikologi tersangka akan merasa dirinya tenggelam dan timbul reaksi tersedak karena air yang diguyurkan ke wajahnya itu. Metode ini sangat efektif karena dalam percobaan yang dilakukan terhadap anggota CIA sendiri ternyata rata-rata mereka hanya bertahan selama 14 detik!

Penyiksaan Tahanan Guantanamo

Menara Pengawas Terluar Penjara Camp Bondsteel milik CIA di Kosovo

Lalu bagaimanakah cara Islam memperlakukan tahanan?

Islam adalah Rahmatan Lil Alamin yang berarti Rahmat bagi semesta alam. Kaum muslimin semenjak Nabi Adam sudah diperintahkan oleh Allah SWT pada setiap awal sebelum melakukan sesuatu untuk mengucapkan kalimat Bismillahirahmanirahim yang artinya adalah Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dari kalimat indah itulah bahwa kita dapat menemukan betapa Islam sangat mencintai kedamaian dan menyebarkan kasih sayang antar sesama manusia, walaupun berbeda keyakinan sekalipun.
Allah

Subhanahu Wata ‘Ala berfirman dalam Al-Qur’an surah Al-Anfaal (8) ayat 70 dan 71 :

Hai Nabi, katakanlah kepada tawanan-tawanan yang ada di tanganmu: “Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil dari padamu dan Dia akan mengampuni kamu.” Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Akan tetapi jika mereka (tawanan-tawanan itu) bermaksud hendak berkhianat kepadamu, maka sesungguhnya mereka telah berkhianat kepada Allah sebelum ini, lalu Allah menjadikan(mu) berkuasa terhadap mereka. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

Saling berpesanlah untuk memperlakukan para tawanan dengan baik.

(Hadist Riwayat Ath-Thabrani)

Bagaimanakah Rasulullah memperlakukan tahanan?

Hadis riwayat Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu ia berkata:

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam. mengirim pasukan berkuda ke daerah Najed lalu mereka datang kembali dengan membawa seorang tawanan lelaki dari Bani Hanifah bernama Tsumamah bin Utsal, kepala penduduk Yamamah. Mereka lalu mengikatnya pada salah satu tiang mesjid. Suatu hari Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam. keluar menemui tawanan tersebut. Beliau bertanya: Bagaimana keadaanmu, wahai Tsumamah? Tawanan itu menjawab: Baik-baik saja, wahai Muhammad. Jika kamu mau membunuh, maka bunuhlah orang yang memang pantas dibunuh. Jika kamu memberikan suatu nikmat maka berikanlah kepada orang yang mau bersyukur. Dan jika kamu minta harta maka akan aku beri berapa saja kamu mau. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam . lalu meninggalkan tawanan tersebut. Esoknya, beliau menemuinya kembali. Beliau bertanya: Bagaimana keadaanmu, wahai Tsumamah? Tawanan itu menjawab: Aku tidak mau bicara kepadamu. Jika kamu memberikan satu nikmat, maka berikan kepada orang yang mau berterima kasih. Jika kamu mau membunuh bunuhlah orang yang memang berhak untuk dibunuh. Dan jika kamu menghendaki harta maka mintalah berapa saja kamu mau maka akan aku beri, maka Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam. meninggalkannya. Esoknya, peristiwa yang sama berlangsung lagi. Kemudian Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam. bersabda kepada para sahabat: Lepaskanlah Tsumamah. Tsumamah lalu berangkat menuju ke sebuah telaga. Setelah mandi ia lantas masuk mesjid dan berkata: Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Wahai Muhammad! Di muka bumi ini semula tidak ada wajah yang paling aku benci daripada wajahmu. Tetapi sekarang wajahmulah yang paling aku suka di antara wajah-wajah yang pernah aku jumpai. Semula tidak ada agama yang paling aku benci daripada agamamu, dan sekarang hanya agamamulah yang paling aku sukai di antara agama-agama yang pernah aku temui. Dahulu negerimulah yang paling aku benci, tetapi sekarang negerimulah yang paling aku cintai di antara negeri-negeri yang pernah aku kenal. Sesungguhnya pasukan berkudamu selalu mengawasiku, sedangkan aku ingin melakukan umrah. Bagaimana ini? Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam lalu menyampaikan berita gembira kepada Tsumamah bahwa ia diperbolehkan melakukan umrah. Ketika sampai di kota Mekah, seseorang bertanya padanya: Apakah kamu sudah keluar dari agamamu? Tsumamah menjawab: Tidak. Tetapi aku hanya sudah tunduk kepada Rasulullah saw. Demi Allah, tidak akan ada sebutir biji gandum pun dari Yamamah yang akan sampai kepadamu sebelum mendapatkan izin Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam. (Shahih Muslim No.3310)

Kini jelaslah perbedaan antara keduanya. Sungguh Islam adalah sebuah fiqrah yang mencintai perdamaian dan keadilan.

Beredar SMS Karamah Jenazah Urwah

Posted: 14 Oct 2009 09:12 AM PDT
Beredar SMS Karamah Jenazah Urwah

Bekasi (voa-islam) – Sejak kemarin, Ahad (4/10/2009) beredar pesan singkat SMS berisi karomah pada pemakaman Ustad Urwah yang gugur oleh gempuran Densus 88 di Mojosongo, Solo.

“Subhanallah Karomah sang mujahid tampak di Kudus tempat kediaman+pemakaman sang ustad Bagus Budi Pranoto (Urwah) di bawah sinar bulan terlihat jelas awan berbentuk Allah lalu kalimat tauhid La Ilaha Illallah serta wangi semerbak yang belum pernah tercium wanginya. Ribuan warga telah menyaksikan peristiwa karomah ini, warga sekitar yang menolak pemakaman jadi menangis sedih mendengar pekik takbir sepanjang malam sekota Kudus. Semoga Allah memasukkan beliau ke dalam Barisan Syuhada’ (sebarkan)” demikian bunyi pesan singkat tersebut.

Karomah merupakan hal-hal luar biasa yang nampak pada wali Allah yang menonjol keimanan dan ketakwaannya. Karomah, Allah turunkan sebagai bentuk pemuliaan untuk wali-Nya. Dan bagi para mujahid, karomah sering muncul pada mereka, sehingga seorang Syaikh Mujahid DR. Abdullah Azam menulis Aayaat ar-Rahmaan fi Jihaad al-Afghaan, buku berisi kumpulan karamah yang muncul di bumi jihad, Afghanistan.

karomah sering muncul kepada para mujahid, sehingga seorang Syaikh Mujahid DR. Abdullah Azam menulis Aayaat ar-Rahmaan fi Jihaad al-Afghaan, buku berisi kumpulan karamah yang muncul di bumi jihad, Afghanistan.

BACA RINGKASAN BUKU Aayaat ar-Rahmaan fi Jihaad al-Afghaan KLIK SINI

Selama hidupnya, Urwah dikenal sebagai aktifis Islam. Beliau begitu sangat semangat dalam gerakan perjuangan Islam. Bahkan hidupnya pun dihabiskan dalam kegiatan dakwah dan jihad, hingga akhirnya gugur oleh gempuran Densus 88 karena mempertahankan keyakinannya.

Tak dapat dipungkiri, di mata aktifis Islam, beliau dianggap sebagai mujahid, walaupun oleh aparat kepolisian dan negara-negara kafir Barat diaggap sebagai teroris.

SMS tersebut bermakna dukungan untuk beliau yang jenazahnya sempat ditolak oleh warga desa Mijen-Kudus untuk dikuburkan di desa mereka.

Menurut para aktifis Islam, peristiwa-periatiwa luar biasa di atas merupakan tanda akan kesyahidan sang Ustad dan kebenaran jalan yang ditempuhnya. (PurWD/voa-islam)

Dituduh Teroris, Jenazah Mereka Tersenyum

Posted: 14 Oct 2009 08:42 AM PDT

Wajah jenazah Syaifudin Zuhri dan M Syahrir yang tersenyum dan berseri-seri merupakan salah satu bukti kedua orang itu mati sahid(Insya Allah).

Demikian tanda-tanda orang mati sahid di Alquran yang dikutip oleh Abu Wildan, salah seorang alumnus Pesantren Lukmanul Hakim saat berbincang dengan okezone di Jakarta, Selasa (13/10/2009).

“Wajar (wajah Syaifudin dan Syahrir berseri), ada nilai kebaikan dari Allah SWT. Kita tidak pernah mengetahui seperti apa penilaian-Nya terhadap tindakan seseorang. Tapi tersurat di Alquran bahwa jasad yang bersinar diakhir hayatnya tidak lain karena tindakan dan amal perbuatannya diterima Allah dan karena melihat surga,” terangnya.

Penilaian Abu Wildan dilontarkan setelah melihat sketsa foto jenazah Syaifudin dan Syahrir yang dilansir Mabes Polri, kemarin. Dalam foto tersebut memang terlihat senyum terkembang dari bibir Syaifudin dan Syahrir.

Meski pemerintah dan publik menilai tindakan Syaifudin dan Syahrir merupakan aksi kejahatan, namun belum tentu itu salah di mata Allah. Masih banyak misteri yang tak terjangkau akal manusia.

[dakta]

TAFSIR IBNU KATSIR bag 4 Al-Faatihah

Afwan karena saya tidak punya sofware untuk menulis bahasa arab maka saya hanya bisa menuliskan dengan tulisan tapi saya tidak mengkurangi isi dari tafsir tersebut.
Dikatakan kepada Abu Hurairah:” Kami sedang berada dibelakang imam.” maka Abu Hurairah berkata:” Bacalah al-Faatihah didalam hatimu,karena aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:
” Alloh SWT berfirman:’ Aku telah membagi shalat menjadi dua bagian antara Aku( Alloh ) dengan hamba-Ku. Dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta.” Jika ia mengucapkan: (Alhamdulillah hirrobil ‘alamin ) maka Alloh berfirman:’ Hamba-Ku telah memuji-Ku.’ Dan jika ia mengucapkan : ( Arrahmani rrohim ), Maka ALloh berfirman:’ Hamba-Ku telah menyanjungku-Ku.’ Jika ia mengucapkan ( Malikiyyaumiddin),maka Alloh Berfirman:’ Hamba-Ku telah memuliakan-Ku.’ Dan pernah Abu Hurairah menuturkan : ‘ Hamba-Ku telah berserah diri kepada-Ku.’
Jika ia mengucapkapkan: ‘ Iyakkana’budu waiyyakanashta’in), maka Alloh berfirman: ‘ Inilah bagian antara diri-Ku dan untuk Hamba-Ku  apa yang dia minta.’ Dan jika ayat terkhir yang Al-faatihah maka Allohpun berfirman: ‘ Ini untuk hamba-Ku dan bagi Hamba-ku pula apa yang ia minta.”‘ ( Demikianlah pula riyawat oleh an-Nasa-i)

TAFSIR IBNU KATSIR bag 3 Al-Faatihah

Ada hadist riwayat al – Bukhari dalam kitab Fadhailul Qur’an,,dari  Abu Sa’ad al- Kudri,katanya: ” Kami pernah berada dalam suatu perjalanan,lalu kami singgah,tiba – tiba seorang budak wanita datang seraya berkata: ‘ Sesungguhnya kepala suku kami tersengat,dan orang – orang kami sedang tidak berada di tempat,apakah di antara kalian ada yang bisa memberi ruqyah?’ Lalu ada seorang laki – laki yang berdiri bersamanya, yang kami tidak pernah menyangkanya bisa meruqiyah. Kemudian orang itu membacakan ruqyah,maka kepala sukunya pun sembuh. Llau kepala suku menyuruhnya diberi tiga puluh ekor kambing sedang kami diberi minum susu. Setelah dia kembali,kami bertanya kepadanya: ‘ Apakah ngkau memang pandai dan bisa meruqiyah?’ maka iapun menjawab: ‘ Aku tidak meruqiyah kecuali dengan Ummul Kitab ( al – Faatihah ).’ ‘ Jangan berbuat apapun sehingga kita datang dan bertanya kepada Rasulloh SAW,’ sahut kami. Sesampainya di Madinah kami menceritakan hal itu kepada Nabi SAW, maka beliau pun bersabda: ‘ Dari mana dia tahu bahwa al- Faatihah itu sebagai ruqyah ( jampi ),bagilah – bagilah kambing – kambing itu dan berikan suatu bagian kepadaku.”‘ Demikian pula riwayat Muslim dan Abu Dawud.

Hadist lain,riwayat Muslim dalam kitab shahih an – Nasa-i dalam kitab sunan dari Ibnu ‘Abas,ia berkata: ” Ketika Rosullah SAW sedang Bersama Malaikat Jibril, tiba – tiba Jibril mendengar suara dari atas. Maka Jibril mengarahkan pandangannya kelangit seraya berkata: ‘ Itu adalah dibukanya sebuah pintu dilangit yang  belum pernah dibuka sebelumnya.”‘ Ibnu ‘Abas melanjutkan: Dari pintu itu Malaikat dan kemudian manamui Nabi SAW seraya berkatakata: ” Sampaikanlah berita gembira kepada ummat mengenai dua cahaya. Kedua cahaya itu telah diberikan kepadamu,dan belum pernah sama sekali diberikan kepada seorang nabi pun sebelum dirimu, yaitu Fatihatul Kitab dan beberapa ayat terakhir surat al- Baqarah. tidaklah engkau membaca satu huruf saja darinya melainkan akan diberi ( pahala ) kepadamu.”‘

Lafazh hadist di atas berrasal dari an-Nasa-i. Dan lafazh yang sama juga diriwayatkan oleh Muslim. Muslim juga meriwayatkan hadist dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, Beliau bersabda:

Yang artinya. ” barang siapa yang mengerjakan shalat tanpa membaca Ummul Qur’an,maka shalatnya itu tidak sempurna ……… tidak sempurna… tidak sempurna.”

Dikatakan kepada Abu Hurairah: ” Kami berada di belakang imam.” Maka Abu Hurairah berkata: ” Bacalaj al- Faatihah itu di dalam hatimu,karena aku mendengar Rosulloh Bersabda: ( Yang artinya)

” Alloh berfirman: ‘ Aku telah membagi shalat menjadi dua bagian antara diriKu dengan hambaKU. Dan bagi Hamba-Ku apa yanng dia minta. Bersambung

TAFSIR IBNU KATSIR bag 2 Al-Faatihah

Mereka mengatakan: ” Surat al-faatehah terdiridari 25 kata dan 113 huruf. ” Al – Bukhari mengatakan dalam awal kitab tafsir: ” Disebut Ummul Kitab,karrena al- Faatihah ditulis permulaan al-Qur’an dan di baca pada permulaan shalat. Ada juga yang berpendapat, disebut demikian karena seluruh makna al-Qur’an kembali kepada apa yang dikandungnya.”

Ibnu jarir mengatakan: ” Orang Arab menyebutnya’ umm’ untuk semua yang mencakup atau mendahului sesuatu jika mempunyai hal – hal lain yang mengikutinya dan sebagai pemuka yang meliputinya. Sepert umm al- ra’s,sebutan utuk kulit yang meliputi otak ( kepala ). Mereka menyebut bendera dan panji tempat berkumpulnya pasukan dengan umm.”

Dzur ar – Rummah mengatakan :

yang artinya; Pada ujung tombak itu terdapat panji kami,yang menjadi lambang bagi kami.

Sebagai pedoman segala urusan,yang sedikitpun tak kan kami menghianatinya.

Maksudnya tombak. Makkah disebut ummul Qura’ karena keberadaannya terlebih dahulu dan sebagai penghulu bagi kota – kota yang lainnya. Ada juga yang berpendapat karena bumi dibentangkan darinya.

Dan benar as-Sab’ul Matsani karena di baca berulang – ulang dalam shalat,pada setiap rakaat sholat,meskipun kata al-Matsani memiliki makna lain sebagaimana akan dijelaskan pada tempatnya (nanti ). Insya Alloh.

KEUTAMAAN AL-FAATIHAH

Imam Ahmad meriwatkan dari Abu Sa’id bin al- Mualla( RA),katanya: ” Aku pernah mengerjakan shalat lalu Rosulullah SAW memanggilku tetapi aku tidak menjawabnya,hingga aku menyelesaikan shalat. setelah itu aku mendatangi beliau,maka beliau pun bertanya; ‘ Apa yang menghalangimu datang kepadaku?’ Maka aku menjawab: ‘ Ya Rasullah,sesungguhnya aku tadi sedang mengerjakan shalat.’ Lalu beliau bersabda:’ Bukankah Allah Ta’ala telah berfirman ( Wahai orang – orang yan beriman,penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul enyerumu kepada yang memberi kehidupan kepadamu Qs. Al – Anfal:24 ) Dan setelah itu beliau: ‘ Aku ajarkan kepadamu suatu surat yang paling agung di dalam Al-Qur’an sebelum engkau keluar dari masjid ini.’ Maka beliau pun menggandeng tanganku. Dan ketika hendak keluar dari masjid, aku katakan:’ Ya Rosulloh, engkau tadi telah berkata akan mengajarkan kepadaku surat yang agung dalam al- Qur’an.’ Kemudian beliau menjawab:’ benar,( alhamdu lillahirobbil a’alamin ),ia adalah as-Sab’ul Matsani dan Al- Qur-an al-‘Adzim yang telah turun padaku.

Demikian pula yang diriwayatkan al-Bukhaari,abu bawud,an-Nasa-i dan Ibnu Majah,melalui beberapa jalur sanad dari Syu’bah

Para ulama menjadikan hadist ini dan semisalnya sebagai dalil keutamaan dan kelebihan sebagian ayat dan atas surat atas lainnya,sebagaimana yang disebutkan banyak ulama,diantaranya Ishak bin Rahawaih,Abu Bakar Ibnu al-Arabi, Ibnu al-Haffar seorang penganut mahzab Maliki.

Sedangkan sekelompok lainnya berpandapat bahwasanya tidak ada keutamaan suatu ayat atau surat atas yang lainnya,karena semuannya merupakan firman Allah SWT. Supaya hal itu tidak menimbulkan dugaan adanya kekurangan pada ayat yang lainnya,meski semuanya memiliki keutamaan.

Pendapat ini di nukil oleh al- Qurtubi dari al- Asy’ari, Abu Bakar al- Baqillani, Abu Hati Ibnu Hibban al- Busti, Abu Hayyan, Yahya bin Yahya, dan sebuah riwayat dari imam malik.

Ada hadist riwayat al – Bukhari dalam kitab Fadhailul Qur’an, dari Abu Sa’id al- Khudri, katanya: ” Kami pernah berada dalam suatu perjalanan, lalu kami singgah, tiba – tiba seorang budak wanita datang seraya berkata:’ Sesungguhnya kepala suku kami tersengat, dan orang kami sedang tidak berada di tempat apakah diantara kalian ada yang bisa ruqyah? ( Masih bersambung)