Gempa, Warga Lampung Pun Panik
ilustrasi
Artikel Terkait:

* Gempa Juga Terasa di Tangerang
* Gempa, Operasional di Bandara Soekarno-Hatta Tidak Terganggu
* Gempa, Karyawan di Palmerah Berhamburan
* Gempa 6,4 Skala Richter Guncang Jakarta

Jumat, 16 Oktober 2009 | 17:47 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Helena Fransisca

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Gempa bumi yang terjadi di 50 kilometer barat laut Ujung Kulon, Banten, atau 148 kilometer sebelah barat daya Bandar Lampung, Jumat (16/10) pukul 16.52, dirasakan sampai ke wilayah Lampung. Gempa berkekuatan 6,4 skala Richter tersebut sempat membuat warga panik.

Lilik Prastowo, warga Wonosobo, Tanggamus, Lampung, Jumat (16/10), mengatakan, gempa dirasakan sebagai goyangan. Warga yang tengah berkumpul atau beraktivitas di Pasar Wonosobo sempat panik dan berlari meninggalkan sambil berteriak, “Gempa, gempa!”

Lilik mengatakan, warga berlarian keluar ruangan untuk melarikan diri. Ia tidak melihat adanya kerusakan bangunan.

Pemantauan di Bandar Lampung menunjukkan hal yang sama. Pengunjung pusat perbelanjaan Central Plaza dan Chandra Tanjungkarang terpantau panik dan terburu-buru keluar dari dalam gedung.

Sunardi, satpam Central Plaza, mengatakan, ia merasakan goyangan. “Setelah saya sadar itu gempa dan melihat pengunjung mulai berlarian keluar saya mengatur pengunjung untuk keluar gedung,” ujar Sunardi.

TAFSIR IBNU KATSIR bag 5 Al-Faatihah
Keutamaan al- Faatehah
Pertama disebutkan dalam hadist tersebut kata shlat dan maksudnya adalah bacaan sepert firman Alloh:

Qs. al isra ayat 110
Sebagaimana yang sudah dijelaskan bahwa dalam hadist shahih dari Ibnu Abbas,bahwa Alloh telah membagi sholat menjadi dua bagian diantara diri-Ku(Allah) dan hamba-Ku.
Kemudian Allah secar rinci juga menjelaskan bagian dalam bacaan al- Faatihah. Hal itu menunjukkan keagunggan al-Faatehah dalam merupakan rukun utama. Apabila disebutkan kata ibadah dalam satu bagian,sedangkan yang dimaksud adalah bagian yang lainnya,artinya bacaan al- Faatehah. Sebagaimana disebutkan kata bacaan sedang maksudnya adalah shalat itu sendiri. Sebagaimana Firman Allah dalam surat al- Israa’ ayat 78
Sebagaimana secara jelas disebutkan di dalam kitab shahih Imam Bukhari dan Muslim bahwa”Sholat subuh itu disaksikan oleh malaikat malam dan malaikat siang”
Semuanya menunjukkan bahwa menurut kesepakatan para ulama bacaan Alfatehah dalam shalat merupakan suatu hal yang wajib. Namun demikian mereka berbeda pendapat mengenai apakah selain alfaatehah ada surat tertent yang wajib dibaca dalam shalat ataukah cukup alfaateha saja?