Penyakit adalah suatu keadaan abnormal dari tubuh atau pikiran yang menyebabkan ketidak nyamanan, disfungsi atau kesukaran terhadap orang dipengaruhinya. Untuk mendeteksi penyakit, orang-orang biasa berkonsultasi dengan seorang dokter. namun ada cara mudah untuk mendeteksi penyakit dengan cara melihat kondisi anggota tubuh kita gan…
berikut ulasannya:

Spoiler for kuku:

Fungsi utama kuku adalah melindungi ujung jari yang lembut dan penuh urat saraf, serta mempertinggi daya sentuh. Secara kimia, kuku sama dengan rambut yang antara lain terbentuk dari keratin protein yang kaya akan sulfur . Kuku tumbuh dari sel mirip gel lembut yang mati, mengeras, dan kemudian terbentuk saat mulai tumbuh keluar dari ujung jari. Kulit pada pangkal kuku berfunsi melindungi dari kotoran.
Nutrisi yang baik sangat penting bagi pertumbuhan kuku. Sebaliknya, kalau kekurangan gizi atau menderita anoreksia nervosa, pertumbuhan kuku sangat lamban dan rapuh.
Berikut beberapa kejanggalan kuku yang dapat membantu dokter mendiagnosa suatu penyakit:

  1. Warna biru pada pangkal kuku menandakan kurang baiknya sirkulasi darah dan merupakan gejala penyakit jantung.
  2. Bila separuh bagian dekat ujung kuku berwarna merah muda atau coklat sementara kulit ari berwarna putih itu merupakan gejala penyakit gagal ginjal kronis.
  3. Bila timbul kerutan horizontal dan kuku tampak kusam, itu menandakan kurang gizi atau gejala suatu penyakit seperti campak, cacar air, gondok, jantung serta kondisi seperti syndrome Reynaud (kejang pada urat jari tangan dan kaki akibat sangat kedinginan).
  4. Lapisan merah membujur pada kuku, menandakan pendarahan pada pembuluh kapiler. Garis-garis ganda merupakan gejala penyakit darah tinggi.
  5. Bila pertumbuhan kuku tampak lambat, tebal dan mengeras serta kekuning-kuningan, menandakan gangguan getah bening atau penyakit pencernaan kronis.
  6. Timbulnya bintik-bintik tak beraturan pada kuku, menandakan adanya penyakit psoriasis (penyakit kulit kronis).
  7. Dan bila lengkungan berlebihan pada pangkal kuku dan sekitar ujung kuku, itu menandakan gejala penyakit TBC, emfisema (gangguan pada paru-paru), penyakit kardiovaskuler atau penyakit hati.

Walau memang diagnosis tersebut benar, hendaknya kita rajin memperhatikan perubahan apapun pada pertumbuhan kuku agar penyakit lebih cepat terdeteksi.

Spoiler for mata:

Ada pepatah yang mengatakan kalo mata tidak pernah bohong, meskipun ucapan kita mengandung kebohongan tapi mata kita akan memberi respon yng berbeda…ada apa dengan mata,,klo gasalah ada dokter yang kalo memeiksa pasiennya ga pake stetoskop ato sentuhan tangan di tubuh, cukup pake liat mata pasiennya menarik juga ya…kita kupas satu persatu.cara deteksi penyakit lewat kelainan mata..

1. Mata yang menonjol dapat berarti

  • kelainan kelenjar gondok, kanker darah, tumor yang berasal dari organ lain seperti paru, payudara, kelenjar getah bening. Kadang-kadang disertai dengan gangguan pergerakan bola mata sehingga penderita mengeluh berpenglihatan ganda.

2. Kelainan kelopak mata:

  • Kelopak mata menurun (kelainan saraf, usia tua, atau kencing manis).
  • Kelopak mata tidak bisa menutup rapat (kelainan kelenjar gondok, kelainan saraf atau tumor).
  • Kelopak mata tidak dapat berkedip (lepra).
  • Kelopak mata berkedip secara berlebihan (kelainan saraf/ otak)
  • Mata juling (gangguan saraf/otak, stroke, kencing manis, tumor, dan gondok)

3. Mata merah

  • tanpa nyeri (cacingan, TBC, alergi ringan karena debu atau makanan, alergi berat karena obat, tiroid, HIV/AIDS, tumor)
  • dengan nyeri hebat (rematik, sifilis, sarkoidosis, lupus (penyakit), kencing manis (kadang kadang mata nyeri saat dibuka diwaktu bangun)
  • disertai dengan kornea yang kering dan penebalan selaput lendir (kekurangan vitamin A).

4. Lingkaran putih disekeliling kornea pada usia muda (tingginya kolesterol).

5. Katarak pada usia dini (dibawah usia 61 tahun) menandakan kencing manis. Ibu hamil yang selama masa kehamilan terinfeksi campak juga dapat menyebabkan anaknya lahir dengan katarak.

Spoiler for lidah:

Pernahkah memperhatikan warna dan bentuk lidah Anda? Ternyata, selain sebagai indera pengecap, lidah juga bisa memberikan sinyal ketika tubuh mengalami gangguan kesehatan. Warna dan bentuk yang tidak normal tersebut bisa menunjukkan kondisi kesehatan.

[*]Gejala: lidah berwarna keunguan
Kondisi ini bisa menandakan peredaran darah yang tidak lancar. Penyebabnya antara lain bisa karena stres kronis, atau sedang mengalami nyeri tubuh kronis.
[*]Gejala: terdapat lapisan putih yang tebal
Menunjukkan masalah dengan pencernaan atau pola makan buruk.
[*]Gejala: memiliki lapisan kuning
Menandakan panas tubuh yang berlebihan karena terlalu banyak mengonsumsi alkohol, makanan pedas, mengalami stres emosional dalam jangka panjang, atau akibat merokok.
[*]Gejala: bentuk lidah berlekuk-lekuk
Menunjukkan kelelahan yang dapat menimbulkan kehilangan gairah, kekuatan memori menurun, dan mudah merasa kedinginan.
[*]Gejala: Ujung lidah berwarna merah terang.
Menunjukkan stres, gelisah, cemas, dan sulit tidur.d